Dasar-dasar desain lapangan golf

Desain lapangan golf memiliki tingkat fleksibilitas tertentu. Tidak seperti tempat olahraga ternak, lapangan golf tidak memiliki persyaratan skala yang tetap dan ketat, selama pada dasarnya memenuhi persyaratan jumlah pukulan per lubang dan panjang fairway. Lapangan golf umumnya dipilih di daerah dengan medan alami. Oleh karena itu, prinsip penting dalam desain adalah menyesuaikan ukuran dengan kondisi lokal, memanfaatkan medan asli secara cerdas untuk perencanaan saat ini, memanfaatkan sepenuhnya lanskap alam asli seperti makam, gunung, danau, dan hutan, serta menggabungkannya dengan persyaratan kompetisi.Stadion GowerUntuk meminimalkan volume pekerjaan tanah, diperlukan perencanaan dan desain yang komprehensif. Hal ini tidak hanya menghemat investasi, tetapi juga dengan mudah membentuk karakteristiknya sendiri. Pengejaran individualitas adalah fitur utama dari desain lapangan golf. Tidak ada dua lapangan golf yang identik di dunia. Setiap departemen lapangan golf telah melakukan penelitian mendalam tentang penciptaan karakteristiknya sendiri untuk menarik lebih banyak anggota.

1. Desain meja tee: Meja tee hadir dalam berbagai bentuk, dengan bentuk persegi panjang, permukaan melengkung, dan oval sebagai yang paling umum. Selain itu, bentuk setengah lingkaran, lingkaran, bentuk S, bentuk L, dll. sering digunakan. -Luas umumnya adalah 30-150 meter persegi, dan tingginya 0,3-1,0 meter lebih tinggi dari area sekitarnya. Untuk memudahkan drainase dan meningkatkan visibilitas bagi pemukul, permukaannya berupa rumput pendek yang dipangkas, sehingga membutuhkan permukaan rumput yang halus. Meskipun area tee kecil, area ini sering dilalui banyak orang, sehingga air permukaan perlu dikeringkan dengan cepat. Mempertimbangkan sudut tee, harus ada kemiringan tertentu, umumnya sedikit miring sekitar 1%-2%.

2. Desain fairway: Arah utara-selatan adalah arah fairway yang ideal. Fairway umumnya memiliki panjang 90-550 meter dan lebar 30-55 meter, dengan lebar rata-rata sekitar 41 meter.
lapangan golf
3. Desain Lapangan Hijau A. Lapangan hijau merupakan area kunci dari Lapangan Golf. Setiap lapangan hijau unik dalam ukuran, bentuk, kontur, dan bunker di sekitarnya untuk menciptakan beragam tantangan dan daya tarik. Tinggi rumput lapangan hijau harus antara 5,0-6,4 cm, dan harus seragam serta halus. B. Drainase lapangan hijau. Air permukaan di lapangan hijau harus mengalir dari 2 arah atau lebih. Topografi lapangan hijau harus dirancang sedemikian rupa sehingga saluran drainase air permukaan menjauh dari arah lalu lintas manusia. Kemiringan sebagian besar bagian lapangan hijau tidak boleh melebihi 3% untuk memastikan arah pergerakan bola setelah dipukul.
c. Area latihan putting. Area latihan putting adalah area latihan khusus bagi pemain yang sedang belajar golf untuk berlatih memukul bola ke lubang. Area latihan putting biasanya terletak di dekat clubhouse golf dan tee pertama. Sebaiknya tersedia 9-18 lubang dan posisi penggantinya. Permukaan green harus memiliki kemiringan tertentu. Kemiringan 3% juga dianggap tepat. Untuk memastikan kualitas latihan putting,rumput hijauSebuah lapangan golf sebaiknya memiliki 2 atau lebih area latihan putting yang digunakan secara bergantian.

4. Area Rintangan: Area rintangan umumnya terdiri dari bunker, kolam, dan pepohonan. Tujuannya adalah untuk menghukum pemain atas pukulan yang tidak akurat. Jauh lebih sulit untuk mengeluarkan bola dari area rintangan daripada memukul bola di fairway. A. Lubang Pasir: Lubang pasir umumnya mencakup area seluas 140 hingga 380 meter persegi, dan beberapa lubang pasir dapat mencapai sekitar 2.400 meter persegi. Saat ini, sebagian besar lapangan golf 18 lubang memiliki 40-80 bunker, yang dapat ditentukan sesuai dengan kebutuhan permainan dan ide desain perancang. Penempatan bunker di lapangan golf harus sesuai dengan strategi alami, sehingga pegolf dapat memikirkan lokasi tee box yang tepat. Biasanya lokasi bunker fairway ditentukan oleh jarak dari tee kejuaraan. Lokasi bunker juga harus didasarkan pada karakteristik drainase lokasi. Bunker harus memiliki kondisi drainase di atas dan di bawah tanah yang baik. Di daerah dengan topografi rendah dan drainase bawah tanah yang memadai, atau di daerah dengan kondisi rembesan air yang baik di bawah galian pasir.
Lubang pasir dapat dibangun di bawah permukaan rumput. Dari perspektif pemeliharaan dan pengelolaan, bunker di sisi green harus ditempatkan 3-3,7 meter dari rumput green untuk memudahkan lewatnya mesin konstruksi dan mencegah pasir di bunker tertiup angin ke rumput. Ketebalan pasir di bunker di dasar green minimal harus 5 cm; ketebalan pasir di bunker fairway harus relatif tipis. Persyaratan pasir untuk bunker lapangan golf relatif ketat. Ukuran partikel lebih dari 75% pasir harus antara 0,25-0,5 mm (pasir berbutir sedang).

5. Pohon penanda. Pohon penanda di lapangan golf ditanam agar pegolf dapat memperkirakan lokasi titik pendaratan bola saat memukul bola. Pohon-pohon ini biasanya terletak 50, 100, 150, dan 200 yard dari tee (1 yard = 0,9144 meter). Anda dapat menanam satu pohon besar atau kecil pada jarak 50 atau 150 yard, atau menanam dua pohon besar atau kecil pada jarak 100 atau 200 yard, sehingga pemain dapat dengan mudah memperkirakan jarak pendaratan bola.

6. Lain-lain. Selain aspek-aspek yang disebutkan di atas, desain lapangan golf umumnya juga mencakup driving range, clubhouse, paviliun istirahat, dan lain-lain, yang dapat dirancang secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan spesifik. Dari segi luas lapangan golf, 18 fairway direncanakan dari lahan seluas puluhan hektar. Umumnya, lapangan golf 18 lubang terdiri dari 4 lubang pendek, 4 lubang panjang, dan 10 lubang sedang. Parnya adalah 72. Namun, jika ada perbedaan faktor seperti medan khusus dan luas lahan, par dapat berkisar antara 72 plus atau minus 3 par. Dengan kata lain, par yang dapat diterima untuk 18 lubang adalah antara 69 dan 75. Di bawah bimbingan perancang yang mahir dalam perencanaan, fungsi keseluruhan 18 lubang lapangan golf cukup untuk memanfaatkan sepenuhnya seluruh set 14 stik golf.
Selain itu, jarak untuk lubang pendek, menengah, dan panjang ditetapkan sebagai berikut:
Lubang Pendek – Par 3, dengan panjang kurang dari 250 yard.
Lubang tengah adalah Par 4, dengan panjang antara 251 hingga 470 yard.
Lubang Panjang – Par 5 (Pars), panjang 471 yard atau lebih


Waktu posting: 14 Maret 2024

Ajukan Pertanyaan Sekarang